MAHASISWA MAGISTER PEDAGOGIK UMB GELAR SEMINAR JUDUL TESIS SEBAGAI LANGKAH AWAL PENELITIAN AKADEMIK

Bengkulu, 31 Agustus 2025 – Program Studi Magister Pedagogik Universitas Muhammadiyah Bengkulu menyelenggarakan kegiatan Seminar Judul Tesis yang diikuti oleh para mahasiswa tingkat akhir pada hari Minggu, 31 Agustus 2025. Kegiatan ini merupakan salah satu tahapan penting dalam proses penyusunan tesis, yang menjadi syarat kelulusan program magister.
Para mahasiswa mempresentasikan rancangan judul dan latar belakang penelitian mereka di hadapan tim dosen pembimbing dan penguji yang berasal dari berbagai bidang kependidikan. Dalam forum ini, mahasiswa diberikan kesempatan untuk menjelaskan urgensi, permasalahan, tujuan, serta kontribusi ilmiah dari topik yang diangkat.
Menurut Ketua Program Studi Magister Pedagogi UM Bengkulu Ibu Dr. Winda Ramadianti, M.Pd, kegiatan seminar ini tidak hanya bertujuan untuk menilai kelayakan judul, tetapi juga sebagai forum ilmiah untuk menguji sejauh mana mahasiswa memahami isu-isu pendidikan yang akan mereka teliti. “Seminar ini adalah momen penting yang menandai keseriusan mahasiswa dalam menempuh tahap penelitian. Melalui proses ini, kami memastikan bahwa setiap tesis yang diajukan benar-benar memiliki kontribusi terhadap pengembangan ilmu pedagogik dan relevan dengan kebutuhan pendidikan di Indonesia,” ujarnya.

Selama sesi seminar, dosen penguji memberikan berbagai masukan, kritik membangun, dan arahan metodologis kepada mahasiswa. Hal ini diharapkan dapat membantu mahasiswa dalam menyempurnakan proposal penelitian mereka sebelum memasuki tahap penulisan tesis secara penuh.
Dengan terselenggaranya seminar ini, diharapkan seluruh mahasiswa dapat melanjutkan proses penelitian tesis mereka secara lebih terarah dan sesuai dengan kaidah ilmiah yang berlaku. Kegiatan ini juga menjadi bukti komitmen Program Studi Magister Pedagogi UM Bengkulu dalam mencetak lulusan yang tidak hanya kompeten secara teoritis, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pengembangan pendidikan nasional.